Penyebab Muncul Tungau di Kasur dan Cara Mengatasinya

Penyebab Muncul Tungau

Ada berbagai macam kebiasaan yang sering diabaikan di kasur atau tempat tidur anda. Sehingga ini bisa menjadi penyebab muncul tungau kasur atau tungau menjadi mudah untuk berkembang biak. Tungau atau kutu kasur memang sering memilih tempat tidur sebagai tempat favorit untuk tumbuh dan berkembang biak. Binatang ini juga dapat mengakibatkan tubuh gatal-gatal.

Sebenarnya tungau itu bukan kutu jika diartikan dalam ilmu hewan. Meskipun sama-sama berukuran kecil, tetapi beberapa orang menganggap bahwa keduanya sama. Jika kutu adalah anggota insecta atau serangga, maka tungau lebih berdekatan dengan laba-laba jika dilihat dari kekerabatannya. Lantas sebenarnya apa yang menjadi penyebab muncul tungau? Kita akan simak ulasan selengkapnya berikut ini.

baca juga artikel tentang hydro cleaning jakarta

Penyebab Munculnya Tungau Di Kasur

Ada beberapa hal yang menyebabkan tungau muncul di kasur anda semuanya. Ini bisa berasal dari kebiasaan buruk yang mungkin tidak anda sadari. Seperti jarang mengganti sprei dan menjemur kasur bisa membuat tungau muncul di kasur anda. Selain itu, tungau kasur juga bisa diakibatkan oleh kebiasaan seperti menumpuk pakaian yang kotor di tempat tidur.

Sebuah penelitian yang dilakukan dengan cara menaruh pakaian kotor di atas kasur. Di kasur lain pakaian bersih juga ditaruh di atasnya. Setelah ditunggu selama 5 hari, ternyata tungau lebih suka pada kasur yang ada pakaian kotor nya. Hal ini dikarenakan keringat yang lembab akan membuat tungau atau kutu betah untuk hinggap di sana. Keringat manusia merupakan aroma yang sangat disukai dan mereka bisa bersembunyi di dalamnya.

Saat berdiam di kasur, tungau akan mengeluarkan karbondioksida lalu dapat mempengaruhi kesehatan pernapasan. Anda tentu tidak ingin hal ini terjadi bukan? Oleh sebab itu, anda harus mencegah penyebab muncul tungau dengan selalu menjaga kebersihan. Baik itu kebersihan tempat tidur, lemari atau kebersihan rumah anda secara menyeluruh.

baca juga web tentang jasa pembersih tungau jakarta

Cara Mengatasi Tungau Muncul di Kasur

Untuk bisa mengatasi munculnya tungau yang membuat tubuh gatal-gatal dan mengganggu pernapasan ini. Maka anda harus membiasakan hidup bersih. Bersihkan kasur dan hindari kebiasaan menumpuk baju kotor jika memungkinkan sebaiknya jemur kasur di bawah sinar matahari di samping itu gantilah sprei bila dirasa terlalu lama tidak diganti.

Kasur memang mungkin tidak menjadi sarang bakteri tapi bisa jadi sarang parasit mikroskopik seperti tungau. Karena tungau ini biasanya hidup di celah-celah dan juga lipatan kasur. Sekali tungau hidup di kasur, akan sulit untuk menyingkirkannya. Sebab meski dapat dikendalikan dengan pestisida, tapi tungau juga bisa berkembang menjadi kebal terhadap bahan kimia tersebut.

Untuk mencegah hal itu terjadi, anda bisa mencuci selimut, sprei, tirai atau karpet seminggu sekali dengan memakai air panas. Tungau bisa mati jika terendam di dalam air hangat dengan suhu minimal 54 derajat celcius. Lalu anda jemur dibawah sinar matahari, ini juga bisa menjadi salah satu cara membunuh tungau.

Sebaiknya kurangi pemakaian karpet pada lantai yang ada di rumah anda. Hal ini agar tidak banyak tungau yang hidup di dalamnya. Bersihkan pula kamar tidur anda dari kotoran dan debu. Saat membersihkan kamar sebaiknya jangan lupa untuk memakai masker agar terhindar dari paparan tungau dan juga debu. Pakailah penyedot debu yang mempunyai saringan khusus agar bisa menyedot debu, tungau, dan juga kutu. Jika sudah dibersihkan, jangan masuk ke kamar anda dulu. Tunggu sekitar 20 menit, anda juga dapat memakai lap basah supaya debu dan tungau menempel di lab tersebut saat dibersihkan.

Pakailah pendingin ruangan seperti AC atau kipas untuk menjaga supaya kelembaban udara kurang dari 50%. Hal ini bertujuan agar tungau tidak muncul di dalamnya. Ganti sarung bantal atau guling dengan bahan wol atau berbulu dengan menggunakan bahan sintetis supaya lebih mudah dicuci.

Dengan mengetahui penyebab muncul tungau dan bagaimana cara mencegahnya, maka anda akan terbebas dari gangguan binatang mikroskopik tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *