Penyakit yang Mengawasi Anak Bila Toilet Sekolah Kotor

toilet sekolah

Beberapa anak banyak habiskan saatnya di sekolah. Di antara belajar serta pekerjaan ekstrakurikuler, mereka dapat satu sampai 3x ke toilet di sekolah. Sayangnya ada banyak toilet di Jakarta atau di wilayah yang tidak bersih serta higienis.

Dokter spesialis anak Rouli Nababan menjelaskan, jeleknya toilet di sekolah dapat mengakibatkan anak diserang beberapa penyakit. Rouli akui seringkali merasakan orangtua yang menyalahkan penyakit pada anak sebab toilet yang tidak bersih serta higienis. Dari mulai diare, infeksi aliran pernafasan kronis (ISPA), tifus, disentri, sampai infeksi aliran kencing.

Baca juga: Sedot WC Buntu Makassar

Penyakit ini muncul karena kuman yang bersarang di kamar mandi atau toilet yang kotor. Rouli menerangkan, kuman dapat berkembang biak tiap 20 menit sekali. Dalam 24 jam saja dapat jadi 8 juta sel hingga memunculkan berbau yang tidak enak pada kamar mandi. Pada akhirnya, beberapa anak gampang terjangkit penyakit.

Mengenai, infeksi aliran kencing dapat karena disebabkan beberapa anak sering meredam buang air karena toilet yang kotor. Menurut Rouli, masalah semacam ini banyak berlangsung di sekolah-sekolah. Beberapa murid pada akhirnya tidak masuk sekolah sebab sakit. Prestasi di sekolah juga dapat alami penurunan

“Proses belajar dapat terusik, mereka jadi tidak konsentrasi sebab meredam buang air. Seringkali tidak masuk sekolah sebab sakit, prestasi dapat juga alami penurunan,” kata Rouli di Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Ditambah lagi bila di toilet sekolah tidak ada tempat bersihkan tangan gunakan sabun. Kuman dapat masuk ke badan beberapa anak lewat makanan sebab tidak bersihkan tangan gunakan sabun.

“Dengan terdapatnya beberapa efek penyakit yang mengawasi, penting buat orangtua untuk mengajari utamanya jaga kebersihan. Di sekolah, guru yang mempunyai fungsi penting,” katanya.

Ketua Umum Asosiasi Toilet Indonesia, Naning Adiwoso juga mengutarakan, dari 100 sekolah di Jakarta yang sudah pernah dia datangi, 90 % mempunyai toilet yang tidak wajar. Bagaimana dengan di wilayah lain? Dapat lebih memprihatinkan ditambah lagi pada wilayah yang kurang air.

Baca juga: Sedot WC Maros Murah

Umumnya mereka akan diserang diare. Diare juga tidak dapat dipandang remeh.Naning menjelaskan, berdasar dara ada 2,5 juta anak per tahun di penjuru dunia yang wafat sebab diare. Diluar itu, lanjut Naning, penyakit lain yang peluang berlangsung ialah usus buntu sampai kutil kelamin.

Toilet sekolah yang baik

Rouli menjelaskan, jumlahnya toilet di sekolah harus cukup hanya design sesuai dengan umur. Perbandingan jumlahnya toilet serta anak untuk SD ialah 1:25 atau satu toilet untuk 25 anak, selanjutnya 1:50 untuk SMP, serta 1:75 untuk SMA.

Toilet anak lelaki serta wanita juga harus dipisah dan harus ada petugas yang bersihkan toilet sesudah dipakai lebih dari tiga orang. Selain itu, spesial untuk SMP serta SMA, harus disiapkan tempat buang pembalut di kamar mandi wanita.

Naning memberikan tambahan, pembangunan toilet harus juga dilihat. Indonesia ialah negara tropis hingga toilet menjadi sangat lembab bila tidak ada perputaran udara. Bakteri akan gampang berkembang biak.

Sekolah harus mempunyai toilet yang bersih serta higienis dengan air bersih, fasilitas pembuangan sampah, serta air sampah. Diluar itu, butuh kesadaran tinggi kepala sekolah serta beberapa guru untuk jaga keberaihan toilet. Beberapa murid harus juga di ajarkan tanggung jawab jaga kebersihan toilet di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *