Fotografi Makro – Motret Asyik di Studio Rumahan

Fotografi Makro – Motret Asyik di Studio Rumahan

Jasa Foto Wedding Jakarta – Penggunaan lensa makro biasanya bertujuan untuk memperjelas hal-hal kecil untuk mendapatkan detail yang baik. Dengan demikian, jenis foto yang dihasilkan pun biasanya berupa detail dari sebuah serangga kecil, atau serat dari jamur, hingga detail yang ada pada sekuntum bunga. Tetapi representatif dari setiap objek memiliki banyak daya tarik tersendiri, seperti tampilan motif yang jelas pada gambar yang dihasilkan. Sebagai bukti, ketika Anda menggunakan crayon lalu memasukannya ke dalam air, setelah di angkat maka tetesan yang muncul dari crayon tersebut dapat terlihat dengan jelas campurannya dengan menggunakan lensa makro. Cara kerja lensa makro ini tidak jauh berbeda dengan cara kerja dari mikroskop.

Jika Anda pernah menggunakannya, meskipun hanya setes air, Anda dapat melihat dengan jelas mikroorganisme air yang ada pada tetesan tersebut. Teknik tersebut juga dapat digunakan untuk gambar makro Anda. Untuk itu, ada baiknya jika objek yang digunakan adalah benda-benda halus seperti air mata, butiran lemon, dan irisan daun yang diletakkan pada alas kaca, dan kemudian ditutup juga dengan kaca lainnya. Seperti peragaan yang sudah dibuat oleh tim CHIP Foto Video dibawah ini. Kami juga sertakan bulu-bulu halus dengan warna yang berbeda, serta lem berwarna putih yang dijadikan sebagai dasar untuk menempel berbagai objek yang sudah disiapkan.

Tak perlu menggunakan pola, cukup tempatkan secara acak sesuai keinginan Anda. Sebagai informasi, tambahan sedikit lem putih yang digunakan mampu mengubah rasio warna. Saat melakukan pemotretan, objek yang telah diberi alas kaca dan dihimpit dengan kaca lain sebagai penutup, membuat Anda diharuskan untuk menyelaraskan posisi kamera sejajar dengan objek yang sudah di persiapkan. Sedikit pengaturan blur di bagian belakang objek, menjadi tanda bahwa fokus jatuh penuh tepat di hadapan objek. Anda juga bisa menambahkan bantuan cahaya melalui sisi-sisi belakang objek, sehingga cahaya melintang tepat pada posisi objek. Hal tersebut cukup membantu dalam mengurangi pantulan cahaya dari kaca yang digunakan. Detail yang didapat dengan lensa makro pun terlihat seperti pada detail mikroskop.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *