Berprestasi Di Sekolah & Luar Sekolah

“Kemajuan Raihan terlihat saat masuk sekolah. Saat TK, dia mulai berbicara namun belum bisa bercerita secara runut. Namun, Raihan tidak bertahan lama dalam kelas, dia lebih sering berada di arena bermain seorang diri. Raihan juga belum bisa membaca dan menulis seperti temantemannya. Kebetulan kami ada rencana pindah ke Bekasi. Untuk itu, kami mencari SD di wilayah Bekasi yang bisa membantu perkembangan Raihan. Ternyata, di SD yang pertama, Raihan lebih senang bermain di luar seorang diri.

Perkembangan yang sangat pesat

Raihan pun mogok tidak mau sekolah saat mau naik ke kelas dua. Akibatnya, Raihan tidak bersekolah. Kami berusaha mengajarkan baca tulis pada Raihan. Ketika Raihan masuk usia 8 tahun 6 bulan, kami mencari SD Prima Sakinah, Bekasi seperti yang direkomendasi salah seorang guru Raihan di SD yang lama. Setelah dilakukan tes, Raihan diterima di kelas 1. Sebenarnya saya agak berkecil hati saat itu karena usianya yang seharusnya sudah kelas 3 SD. Tapi, saya coba bersabar dan pasrah. Ternyata, perkembangan Raihan sangat pesat.

Dia mulai bisa membaca, menulis, dan berhitung. Semakin hari sangat luar biasa, dia bisa berceloteh dan membantah. Kesabaran guru-guru yang ada di sekolah membuat Raihan nyaman berada di sekolah. Tak hanya itu, rasa percaya diri Raihan pun tumbuh. Semula ia tidak mau berbicara dengan orang, sekarang ia tidak takut untuk bertanya dan menjawab. Jika ada yang ingin dia ketahui, tanpa malu dia akan bertanya langsung kepada orang tersebut.

Dia sangat berminat pada bidang teknologi dan diarahkan untuk mengikuti peminatan robotik. Raihan pun diikutsertakan lomba Insinyur Cilik oleh pihak sekolah dalam rangka hari lingkungan hidup di JHCC bersama teman-temannya. Ternyata, Raihan berhasil masuk 10 besar. Raihan pun selalu tampil dalam acara-acara yang diadakan sekolah, seperti: kejuaraan Tae Kwon Do dan drumband. Bahkan, saat ini Raihan diberi kepercayaan memimpin teman-teman adik kelasnya untuk beberapa aktivitas. Di SD Prima Sakinah, setiap anak adalah juara yang membuat anak bersemangat.”

Simak juga portal cara hidup sehat di era modern sekarang ini agar semua anggota keluarga sehat dan kuat sehingga tidak rentan terkena penyakit mematikan.

Lancar Berbicara Di Usia 7 Tahun

“Sampai dengan sekarang, kami belum mengetahui penyebab Raihan lambat bicara. Dokter juga tidak memberikan jawaban kepada kami. Tetapi, menurut perkiraan saya, sedikit banyak dipengaruhi oleh sakit cacar yang saya alami pada usia kehamilan 7 bulan. Kemungkinan lain adalah suara bising (noise) ketika Raihan masih bayi. Raihan lahir di pertengahan Ramadan, sehingga ‘disambut’ dengan suara petasan yang sangat besar dan ramai.

Mungkin juga karena kami tinggal di tepi jalan raya yang lumayan ramai. Saat Raihan berusia 4 tahun, kami mulai putus asa. Raihan masih sangat sedikit kemampuan berbicaranya, sepatah dua patah kata, jika meminta sesuatu dia menarik tangan kami dan menunjuk apa yang dia mau. Menyadari kondisi Raihan, sampai-sampai kami berharap cukuplah Raihan bisa sekolah tamat SD dan bisa baca tulis.

Setidaknya dengan keterampilan baca dan tulis, dia bisa berdagang kelak di kemudian hari. Di tengah-tengah keputusasaan tersebut, kami banyak membaca kisah keberhasilan orangtua dengan anak berkebutuhan khusus. Mereka saja bisa membuat anaknya sukses, mengapa kami tidak bisa. Semangat kami pun tumbuh kembali untuk melatih Raihan. Terlebih saat Raihan mampu membuat password pada netbook kakaknya, padahal Raihan tidak bisa baca tulis dan berbicara. Ini merupakan pertanda bahwa Raihan tidak bodoh, bahkan sangat pintar.

Kami kembali berpikir bahwa ada keistimewaan dalam diri Raihan yang belum kami ketahui. Kami juga menyadari bahwa anak adalah titipan Tuhan, maka seperti apa pun keadaannya harus menerimanya dengan ikhlas. Kami bersabar dan yakin semuanya pasti ada hikmahnya. Saya diminta bersabar menghadapi Raihan dan menghadapi sindiran-sindiran dari orang lain karena ada yang mengatakan bahwa anak kami idiot atau mengalami keterbelakangan mental.”

Usia 2 Tahun Belum Bicara

“Saya menyadari Raihan lambat bicara pada saat usianya 2 tahun. Dia belum bisa mengucapkan sepatah kata pun, sementara kakaknya pada usia 14 bulan sudah sangat cerewet. Saya langsung mengonsultasikannya pada dokter anak. Menurut sang dokter, perkembangan setiap anak berbeda, jadi tidak bisa dibandingkan dengan kakaknya. Saya diminta bersabar.

Namun, 6 bulan kemudian masih belum bisa bicara, saya pun mendesak dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Akhirnya dilakukan CT scan dan tes Bera dan hasilnya bagus, pertanda tidak ada masalah dengan organ pendengaran Raihan. Masuk usia 3 tahun, saya semakin khawatir. Tambahan lagi, saya banyak membaca referensi tentang autisme. Saya merasa, beberapa ciri-ciri tersebut ada pada Raihan, seperti: tidak mau melakukan kontak mata, dipanggil tidak mau menoleh, senang bermain sendiri, dan suka tantrum jika keinginannya tidak terpenuhi.

Tapi, dokter meyakinkan saya bahwa Raihan hanya speech delay. Raihan pun disarankan menjalani terapi, yaitu Occupancy Therapy dan Speech Therapy. Kami juga mencoba berobat pada seorang profesor spesialis saraf anak di salah satu rumah sakit. Raihan diberi obat sebelum dia melakukan aktivitas, obat ini membuat dia tenang. Namun, saya agak khawatir karena setelah minum obat tersebut, dia seperti tidak bersemangat dan kelihatan seperti mengantuk. Akhirnya, kami putusakan terapi tersebut dihentikan.”

Simak juga blog mendidik dan merawat anak agar menjadi orangtua yang baik dan benar.

Anak Lelaki Lebih Sering Main Ke Luar Rumah

Ternyata main ke rumah teman cenderung lebih banyak dilakukan anak lelaki ketimbang anak perempuan. Mengapa? Ini terkait dengan anak laki-laki yang lebih menyukai permainan yang penuh tantangan dan juga permainan fisik. Jenis permainan ini umumnya membutuhkan adanya lawan, seperti main bola dan video game. Sementara anak perempuan cenderung suka pada aktivitas verbal, seperti mengobrol atau curhat. Kegiatan ini umumnya bisa terpenuhi “hanya” dengan lewat telepon atau instant messaging tanpa perlu keluar rumah.

Jangan Diam Sendiri Di Rumah

Dengan berbagai fasilitas teknologi sekarang ini, seperti laptop, TV, video game, dan berbagai gadget canggih lainnya, ada beberapa anak yang justru terlalu betah di rumah dan tak mau bermain keluar. Ia tidak lagi memerhatikan lingkungan dan tak peduli dengan keberadaan orang-orang di sekitarnya. Keasyikannya dengan diri sendiri ini menyebabkan keterampilan sosial anak jadi tidak terlatih.

Ketika ia harus bersosialisasi, anak tidak tahu bagaimana harus memulai, ketika ia menemui konfl ik dia tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. Anak akhirnya cenderung menarik diri. Semakin bertambah usia, semakin menghadapi kehidupan sosial yang lebih luas dan memasuki dunia kerja, ia akan menemui kesulitan dan kebingungan. Ketidakmampuannya dalam berkomunikasi dengan atasan atau rekan kerja, tentu akan berpengaruh pada kesuksesan diri. Untuk itu tetap doronglah ia untuk bermain bersama teman-temannya.

Anak laki – laki akan menjadi seorang ayah dan pemimpin di rumah tangga. Untuk itulah perlu dipersiapkan sejak dini mengenai tanggung jawab agar di dewasa kelak dia akan menjadi seorang ayah yang bijak dan bisa mengayomi seluruh keluarga. Pekerjaan merupakan tugas dan tanggung jawab seorang anak laki-laki ketika menjadi ayah. Untuk mendapatkan pekerjaan di jaman sekarang ini tidaklah semudah yang dibayangkan. Untuk itulah berikan anak laki – laki pendidikan yang setinggi mungkin agar lebih mudah dalam hal mencari pekerjaan. Untuk masuk universitas ternama juga tidaklah mudah. Berikan anak pelajaran di lembaga kursus pelatihan tes masuk universitas luar negeri terbaik agar lolos dalam ujian masuknya. Dengan begitu masa depan cerah menanti mereka semua.

Tips Mendidik Anak Terupdate

Patuhi Aturan

Anak patut diajarkan untuk mematuhi peraturan saat bermain ke rumah teman, seperti:

  • Pulang tepat waktu sesuai kesepakatan. Anak perlu tahu kapan waktunya bermain, kapan waktu harus pulang. Di hari sekolah, misal, waktu bermain hanya sore hari pukul 4—5. Sesudah itu anak harus pulang, membersihkan diri, dan jika sudah di rumah tidak lagi main keluar. Ketika hari libur, anak boleh main ke rumah temannya dari pagi sampai siang. Ketika waktunya makan siang dia harus sudah pulang dan sore hari digunakan untuk beristirahat di rumah.
  • Bertamu harus tahu aturan. Sebagai tamu, anak juga harus tahu aturan. Ia harus bersikap sopan, mengucapkan salam ketika masuk, meminta izin bila ingin sesuatu, mengikuti aturan yang diterapkan di rumah temannya, misal tidak boleh masuk/main ke kamar tidur, tidak melakukan sesuatu yang merusak/membahayakan saat bermain, pamit ketika pulang dan lain-lain. Anak juga harus tahu bahwa setiap rumah mempunyai aturan yang mungkin berbeda dengan aturan di rumahnya.

Sering Didatangi = Pintar Bergaul

Beruntunglah orangtua yang mempunyai anak yang sering didatangi oleh teman-temannya. Ini pertanda si anak termasuk anak yang populer, supel, baik hati, dan mempunyai pribadi yang menyenangkan. Maka itu banyak temannya yang senang dan nyaman bermain dengannya. Anak yang banyak teman ini juga menunjukkan dirinya mempunyai keterampilan sosial yang sangat baik.

Mendidik anak menjadi anak yang baik merupakan tugas orangtua di rumah. Sedangkan di sekolah juga diberikan pendidikan mengenai perilaku dan akademik. Akan tetapi peran orangtualah yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan sifat anak.

Selain mendidik anak memiliki sifat yang baik pendidikan bahasa juga sangat penting untuk anak. Berikan anak pelatihan bahasa di lembaga pelatihan bahasa inggris terbaik agar anak memiliki bekal akademik berbahasa inggris yang baik. sehingga bermanfaat dikemudian hari untuk anak dalam menatap masa depan di era modern dan globalisasi seperti sekarang ini. Dengan begitu orangtua tidak perlu khawatir lagi mengenai masa depan anak mereka. Karena bahasa adalah hal penting yang harus dimiliki di masa kini.

Learn English Online – Belajar Bahasa Inggris Dengan Lagu

Learn English Online – Di dalam artikel ini Anda akan bisa mendapatkan bagaimana caranya belajar bahasa inggris dengan menggunakan lagu. Dimana akan ada banyak keuntungan jika Anda belajar bahasa inggris dengan menggunakan lagu ini. Salah satu keuntungan yang akan bisa Anda dapatkan adalah Anda akan bisa dengan mudah dalam mempelajari bahasa inggris. Sebab Anda akan melakukannya dengan perasaan yang senang dan seru untuk Anda lakukan. Apalagi jika Anda menggunakan lagu yang Anda sukai. Tentu kegiatan belajar Anda akan bisa terasa menyenangkan dan tidak akan membosankan. Seperti belajar yang biasa Anda lakukan tanpa menggunakan lagu ini.

Learn English Online – Belajar Bahasa Inggris Dengan Lagu

Jadi salah satu contoh lagu yang bisa Anda gunakan di dalam mempelajari bahasa inggris adalah Anda bisa menggunakan lagu yang dinyanyikan oleh adele. Dimana lagu ini berjudul hello dan tentu Anda sudah mengetahui lagu ini sebelumnya. Jika Anda sering bertanya kepada teman Anda maka ada baiknya untuk Anda belajar bagaimana caranya bertanya dengan sopan di dalam berbahasa inggris.

Di tahun yang sudah menginjak semakin jauh dengan tahun diciptakannya lagu ini namun Anda masih bisa dibuat galau dengan lagu yang satu ini. Lagu yang satu ini tidak hanya sukses membuat semua orang galau di dalam lantunan lagunya. Namun juga lirik di dalam lagu ini juga bisa bermanfaat untuk Anda di dalam mempelajari bahasa inggris. Nah dari lagu ini juga Anda akan bisa mengetahui bagaimana cara bertanya kepada seseorang dengan sopan.

Misalkan saja Anda akan bisa menemukan kata you would like to. Yang mana kata kata ini akan jauh lebih sopan daripada Anda menggunakan kata kata you want to. Nah dengan Anda sudah mengetahui hal ini maka tentu Anda sudah bisa menggunakan mana yang benar dan mana yang salah. Ketika Anda bertanya kepada seseorang dengan sopan. Jadi dengan kata lain Anda sudah di bantu oleh adele. Di dalam mempelajari bahasa inggris dengan menggunakan lagu yang bisa Anda lakukan.

IELTS Test – Bahan Bahan Dalam Melakukan Tes IELTS

IELTS Test – Sebelum Anda melakukan tes IELTS yang sesungguhnya maka ada baiknya untuk Anda mengetahui terlebih dahulu apa saja bahan bahan di dalam melakukan tes IELTS. Sehingga dengan Anda mengetahuinya maka Anda akan bisa dengan mudah dalam menghadapi tes IELTS ini. Dengan kata lain Anda sudah melakukan persiapan dengan baik dan matang. Perlu Anda ketahui bahwa ada banyak sekali materi IELTS yang bisa Anda pelajari dengan mudah. Dimana ada yang bentuk buku atau bahkan berbentuk e-book juga ada. Meskipun nanti tugas yang akan Anda dapatkan pada saat Anda melakukan tes akan berbeda antara satu dengan yang lainnya.

IELTS Test – Bahan Bahan Dalam Melakukan Tes IELTS

Namun minimal Anda sudah mengetahui tipenya sebab tipe tugas yang nanti akan Anda dapatkan adalah sama. Perlu Anda ketahui bahwa di dalam menyelesaikan ujian tiga keterampilan bahasa inggris yakni mendengarkan, menulis dan juga membaca maka Anda hanya memerlukan waktu untuk menyelesaikannya dalam satu hari saja. Bahkan Anda tidak akan mendapatkan waktu untuk jeda istirahat di antara ujian ketiga keterampilan tersebut. Akan tetapi untuk tes speaking atau berbicara maka akan sedikit berbeda dengan ketiga keterampilan yang tadi. Dimana jika Anda melakukan tes ini akan bisa Anda lakukan secara terpisah. Dimana Anda bisa melakukannya dalam waktu 7 haru sebelum atau pun sesudah Anda melaksanakan tes ketiga keterampilan yang tadi.

Namun tidak menutup kemungkinan juga Anda bisa menyelesaikan tes berbicara ini pada hari yang sama yakni setelah Anda melaksanakan 3 tes yang lainnya. Tentu hal ini akan tergantung dari kebijakan yang dilakukan oleh pusat tes yang Anda pilih nanti untuk bisa melaksanakan tes ini. Untuk waktu yang akan Anda dapatkan nantinya pada saat pengerjaan itu sangat dibatasi. Sehingga Anda harus bisa pintar pintar dalam mengatur waktu dan bagaimana cara nya Anda harus bisa menyelesaikan semua tugas yang diberikan tepat waktu. Dan dengan menyelesaikannya dengan hasil yang maksimal tentunya.